Universitas Tidar Mengulas Mitos atau Fakta dan Alternatif Olahan Bahan Lokal Desa Pesidi untuk Pencegahan Stunting

Authors

  • Achmad Fikri Baihaqi Baihaqi Universitas Tidar, Magelang, Indonesia
  • Tiaranisa Aulia Wibowo Universitas Tidar, Magelang, Indonesia
  • Keitaro Anasis Universitas Tidar, Magelang, Indonesia
  • Novia Wulan Safitri Universitas Tidar, Magelang, Indonesia
  • Raka Akbar Pramudya Universitas Tidar, Magelang, Indonesia
  • Sri Hidayati Universitas Tidar, Magelang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63824/nb.v5i1.339

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Faktor utama penyebab stunting meliputi asupan ASI eksklusif yang kurang atau MPASI yang tidak tepat, gizi ibu hamil yang kurang, infeksi berulang dari lingkungan yang kurang bersih, serta pola asuh yang minim stimulasi. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji peran keluarga khususnya orang tua dalam pencegahan stunting pada anak, dengan fokus pada aspek edukasi pencegahan stunting dan pengolahan bahan pangan lokal yang tepat dalam pemenuhan gizi ibu dan anak. Kegiatan ini menggunakan metode yaitu sosialisasi bahan makan alternatif guna pencegahan stunting pada lokasi Kuliah Kerja Nyata yaitu, Desa Pesidi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Peran masyarakat sangat penting dalam pengentasan stunting dengan cara menerapkan pola konsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi, misalnya dengan mengolah telur secara kreatif dan menambahkan sayuran serta pangan lokal, membuat kebun sayur keluarga sebagai sumber makanan harian, serta membiasakan pola hidup bersih seperti cuci tangan.

 

References

Anjani, D. M., S. Nurhayati dan Immawati. 2024. Penerapan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang stunting pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 4(1): 62-69.

Aridiyah, F. O., N. Rohmawati dan M. Ririanty. 2015. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak balita di wilayah pedesaan dan perkotaan. E-Jurnal Pustaka Kesehatan, 3(1): 163–170.

Hasanah, R., F. Aryani dan B. Effendi. 2023. Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting pada anak balita. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(1): 1-61.

Lestari, E., Z. Shaluhiah dan M. S. Adi. 2023. Intervensi pencegahan stunting pada masa prakonsepsi: literatur review. MPPKI, 6(2): 214-221.

Lestari, K., Indira, S. S., & Prapsetyo, A. (2024). Inovasi rumah dan lingkungan sehat guna menghindari stunting. Jurnal Keker Wisata, 2(2), 167-181.

Nordianiwati, N., N.G. Fitriana, L. Situmean, I. A. Tyarini dan A. Setyawati. 2024. Edukasi peran keluarga dalam pencegahan stunting pada balita. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1): 14-19.

Rohmah, F. N., D. Putriaana dan T. A. Safitri. 2022. Berdayakan masyarakat cegah stunting dengan mengolah bahan pangan potensi lokal. Jurnal Masyarakat Berdaya dan Inovasi, 3(2): 114-117.

Downloads

Published

2026-08-16

How to Cite

Baihaqi, A. F. B., Wibowo , T. A., Anasis, K., Safitri, N. W., Pramudya, R. A., & Hidayati, S. (2026). Universitas Tidar Mengulas Mitos atau Fakta dan Alternatif Olahan Bahan Lokal Desa Pesidi untuk Pencegahan Stunting. JURNAL NAGARA BHAKTI, 5(1), 66–71. https://doi.org/10.63824/nb.v5i1.339

Issue

Section

AGUSTUS 2026