ANALISIS DAN PERBAIKAN FAKTOR DAYA PADA MOTOR INDUKSI SATU FASA DI LABORATORIUM TEKNIK MESIN PERTAHANAN AKADEMI MILITER

Authors

  • Dorado Sembiring Akademi Militer
  • Hafidh Afriansyah Saputra Akademi Militer

DOI:

https://doi.org/10.63824/jtep.v13i1.397

Keywords:

faktor daya, daya reaktif, motor induksi 1 fasa, kapasitor, kompensasi daya

Abstract

Penggunaan beban listrik yang dominan bersifat induktif pada sistem tenaga listrik menyebabkan menurunnya faktor daya (power factor) sehingga konsumsi daya reaktif meningkat dan menimbulkan rugi-rugi energi serta denda pemakaian kVAR dari PLN. Upaya perbaikan faktor daya diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pemakaian energi listrik, khususnya di lingkungan industri dan laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar faktor daya, daya aktif, daya reaktif, serta kebutuhan kapasitor sebagai kompensator daya reaktif pada motor induksi 1 fasa yang digunakan pada Laboratorium Teknik Mesin Pertahanan Akademi Militer. Pengujian dilakukan dalam dua tahap, yaitu tanpa kapasitor dan dengan kapasitor, menggunakan voltmeter, ammeter, wattmeter, dan cos phi meter sebagai instrumen pengukuran utama. Hasil pengukuran awal pada beberapa motor menunjukkan nilai faktor daya rendah, antara lain mesin gergaji listrik sebesar 0,68 lagging dan mesin gerinda meja sebesar 0,4 lagging, dengan daya reaktif yang cukup tinggi sehingga perlu dilakukan kompensasi menggunakan kapasitor untuk mencapai target faktor daya 0,98. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh kebutuhan kapasitor sebesar 23 µF untuk mesin gergaji listrik dan 25,8 µF untuk mesin gerinda meja. Pengujian perbaikan menggunakan kapasitor 15,5 µF—menyesuaikan ketersediaan di laboratorium—menunjukkan adanya peningkatan faktor daya menjadi 0,75 pada mesin gergaji listrik dan 0,48 pada mesin gerinda meja meskipun belum mencapai nilai target. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemasangan kapasitor terbukti dapat memperbaiki faktor daya, mengurangi aliran daya reaktif dari jaringan, dan meningkatkan efisiensi pemakaian energi listrik. Namun diperlukan pemilihan kapasitor dengan nilai kapasitansi yang tepat untuk memperoleh hasil perbaikan faktor daya yang optimal.

References

Glover, J. D., Sarma, M. S., & Overbye, T. J. (2022). Power system analysis and design (6th ed.). Cengage Learning.

Gedam, S., & coauthors. (2024). Automatic power factor correction simulation for industrial applications. AIP Conference Proceedings / Applied Computational Physics.

Hossain, M. S., & Negnevitsky, M. (2016). Integration of hybrid energy storage and capacitor banks for power factor correction and energy management. Applied Energy.

Jati, M. P. (2021). A power factor corrector using interleaved boost fuzzy-logic (case study / converter PFC). JEATech / Indonesian Journal of Electrical Engineering.

Kusko, M., & Božek, P. (2017). Power factor correction and harmonics filtering in electrical power systems. In Proceedings of the International Conference on Optimization of Electrical and Electronic Equipment (OPTIM).

Saad, H., & Farag, H. E. (2019). Power factor correction in electric power systems: A review. International Journal of Electrical Power & Energy Systems, 105, 256–267.

Sembiring, D. (2025). Jobsheet praktikum teknik listrik dasar. Magelang.

Sudirham, S. (2002). Analisis rangkaian listrik. Penerbit ITB.

Umans, S. D., Fitzgerald, A. E., & Kingsley, C. (2013). Electric machinery (7th ed.). McGraw-Hill.

Warizmi, A. (2025). Transient analysis on switching capacitor bank using power factor regulator. JREECE / Jurnal Rekayasa Energi dan Elektronika.

Downloads

Published

2025-12-21

How to Cite

Sembiring, D., & Saputra, H. A. (2025). ANALISIS DAN PERBAIKAN FAKTOR DAYA PADA MOTOR INDUKSI SATU FASA DI LABORATORIUM TEKNIK MESIN PERTAHANAN AKADEMI MILITER. JURNAL ELEKTROSISTA, 13(1), 11–16. https://doi.org/10.63824/jtep.v13i1.397

Issue

Section

VOL 13. NO 1. DESEMBER 2025