STRATEGI PERTAHANAN MILITER INDONESIA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN ASYMMETRIC CYBER WARFARE DI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.63824/jtep.v13i2`.497Keywords:
active defense, angkatan siber, asymmetric warfare, ruang siber, sishankamrataAbstract
Ruang siber saat ini telah berevolusi menjadi dimensi pertempuran baru yang secara radikal mengubah doktrin keamanan global. Pergeseran paradigma ini ditandai dengan ancaman serangan destruktif terhadap infrastruktur vital yang tidak lagi mengandalkan kekuatan kinetik, melainkan barisan kode berbahaya (malware) yang dikendalikan dari jarak jauh tanpa kontak fisik. Merespons dinamika tersebut, penelitian ini mengevaluasi kesiapan doktrin pertahanan militer Indonesia saat ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif-analitis dan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa postur pertahanan yang berpusat pada matra konvensional dan memposisikan siber sekadar sebagai fungsi pendukung berpotensi menciptakan kerentanan taktis. Ketiadaan matra siber yang otonom membatasi ruang gerak komando penindakan yang agresif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adopsi doktrin Active Cyber Defense yang diintegrasikan dengan filosofi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) melalui skema Digital Pentahelix. Kolaborasi ini menempatkan militer sebagai ujung tombak penindakan ancaman intensitas tinggi, sementara sektor sipil dan swasta berperan sebagai sistem peringatan dini dan ruang penyangga. Pembentukan matra siber yang mandiri dan harmonisasi yurisdiksi menjadi urgensi demi menjaga kedaulatan negara Republik Indonesia di ruang nirkontak.
References
Budi, E., Wira, D., & Infantono, A. (2021). Strategies For Strengthening Cyber Security To Achieve National Security in Society 5.0. Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi Dan Inovasi Indonesia, 3(November), 24–25. https://doi.org/10.54706/senastindo.v3.2021.141
Christello, G. (2025). The rise of Iran’s cyber capabilities and the threat to us critical infrastructure. 12(1), 12–22.
Coveri, A., Cozza, C., & Guarascio, D. (2024). Blurring Boundaries: An Analysis of the Digital Platforms-Military Nexus. Review of Political Economy, 1–32. https://doi.org/10.1080/09538259.2024.2395832
Ejjami, R. (2024). The Digital Evolution Strategies for Overcoming Cybersecurity and Adoption Challenges in French SMEs. International Journal for Multidisciplinary Research, 6(3), 1–25.
Heller, K. J. (2021). In Defense of Pure Sovereignty in Cyberspace In Defense of Pure Sovereignty in Cyberspace. 97.
Kartiko, A. (2025). Intelijen Keamanan dan Politik Identitas: Mengawal Demokrasi (Strategi Intelligence-Led Policing pada Pemilu 2014 dan 2019). USK Press.
Khan, Z. F. (2025). Cyber Warfare and International Security: A New Geopolitical Frontier Dr. The Critical Review of Social Sciences Studies Online, 3(2), 513–527.
Prasetyo, F. C., Gumilar, R. N., & Prihantoro, M. (2026). Pengembangan Doktrin Perang Berlarut dalam Rangka Sistem Pertahanan Negara di Era Modern. 493–505.
Sharma, L. (2025). Warfare Without Borders: An era of Asymmetric and Cyber Warfare. II(I), 42–52.
Tarom, M. (2025). THE STRATEGIC ROLE OF DEFENSE EDUCATION IN STRENGTHIENING INDONESIA’S NATIONAL SECURITY SYSTEM. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Sumber Daya Pertahanan, 2(1).
Tommy, S., & Nasution, M. I. P. (2025). EVALUASI MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN SIBER PADA INFRASTRUKTUR DIGITAL PEMERINTAH : STUDI KASUS PUSAT DATA NASIONAL ( PDN ). Jurnal Manajemen Ekonomi Dan Bisnis (JMEB), 04(01), 1–26.
Yu, A., Kolotylo, I., Hashim, H. A., & Eltoukhy, A. E. E. (2025). Electronic Warfare Cyberattacks , Countermeasures , and Modern Defensive Strategies of UAV Avionics : A Survey. IEEE Access, 13(March), 68660–68681. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2025.3561068
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abid Abid Taufiqur Rohman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





