OPTIMALISASI PERAN DANTON GUNA MENGATASI MASALAH DESERSI PRAJURIT DI BATALYON ARMED 4/PARAHYANGAN
Keywords:
Desersi, Disiplin Prajurit, Komandan Peleton, OptimalisasiAbstract
Desersi prajurit merupakan pelanggaran disiplin berat yang berdampak signifikan terhadap soliditas, kesiapan operasional, serta profesionalisme Tentara Nasional Indonesia. Batalyon Armed 4/Parahyangan sebagai satuan tempur artileri menghadapi permasalahan desersi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal prajurit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya desersi prajurit serta menganalisis optimalisasi peran Komandan Peleton (Danton) dalam mengatasi dan mencegah terjadinya desersi di lingkungan Batalyon Armed 4/Parahyangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama desersi prajurit meliputi rendahnya tingkat disiplin dan mental kejuangan, adanya permasalahan pribadi dan keluarga yang tidak tersampaikan kepada pimpinan, serta belum optimalnya deteksi dini dan pembinaan preventif di tingkat peleton. Dalam konteks tersebut, Komandan Peleton memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan prajurit dan bertanggung jawab terhadap pembinaan disiplin di satuan kecil. Optimalisasi peran Danton dapat dilakukan melalui peningkatan komunikasi interpersonal, pembinaan mental kejuangan, penegakan disiplin yang adil dan konsisten, pengawasan melekat, serta intervensi dini terhadap prajurit yang berpotensi melakukan pelanggaran. Optimalisasi peran Danton yang dilaksanakan secara sistematis dan berkesinambungan dapat meminimalkan terjadinya desersi, memperkuat soliditas satuan, serta meningkatkan kesiapan operasional Batalyon Armed 4/Parahyangan dalam melaksanakan tugas pokoknya.
References
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Marsinah, R., & Supriyadi, A. (2021). Tinjauan yuridis tindak pidana desersi di lingkungan TNI dan upaya penyelesaiannya. Mustika Justice, 1(2), 1–18.
Peraturan Panglima TNI Nomor 44 Tahun 2015 tentang Peraturan Disiplin Prajurit TNI.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior. Pearson.
Siagian, S. P. (2014). Manajemen sumber daya manusia dalam organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kalam, Herman Talompo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Lisensi Creative Commons" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />Ciptaan disebarluaskan di bawah <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional</a>.





