IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL BERBASIS PPEPP DALAM PENDIDIKAN TARUNA AKADEMI MILITER

Authors

  • Agung Prapsetyo Prodi Teknik Sipil Pertahanan Akademi Militer, Magelang Jawa Tengah
  • Kiki Lestari Prodi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pembangunan Panca Budi Medan
  • Tentrem Raharjo Prodi Manajemen Pertahanan Akademi Militer
  • Suparyana Prodi Teknik Mesin Pertahanan Akademi Militer Magelang

DOI:

https://doi.org/10.63824/jmp.v13i1.463

Keywords:

SPMI; PPEPP; pendidikan Akademi Militer; mutu; SN Dikti .

Abstract

Reformasi sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi melalui Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 menegaskan pentingnya implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Dalam konteks pendidikan tinggi militer, penerapan SPMI memiliki kompleksitas tambahan karena harus mengintegrasikan pendidikan akademik, pelatihan profesional, dan pengasuhan karakter kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model implementasi SPMI berbasis PPEPP yang sistemik dan berkelanjutan guna memenuhi dan melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Metode yang digunakan adalah kajian normatif-konseptual berbasis analisis regulasi dan literatur mutu internasional open access. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi ditentukan oleh integrasi budaya mutu, kepemimpinan strategis, sistem evaluasi berbasis data, serta mekanisme continuous quality improvement. Model konseptual integratif SPMI militer yang adaptif terhadap dinamika pertahanan dan perkembangan teknologi pendidikan yang dihasilkan relevan untuk mendukung dan mempertahankan pencapaian akreditasi unggul di institusi pendidikan Akademi Militer.

References

Bollaert, L. (2014). A manual for internal quality assurance in higher education. EUA.

Deming, W. E. (1986). Out of the crisis. MIT Press.

ENQA. (2015). Standards and guidelines for quality assurance in the European higher education area (ESG 2015).

Fateh, H. (2025). Enhancing QA in Higher Education Through Strategic Roles of Libraries and Digital Literacy. Gerakan Edukasi Journal.

Harvey, L., & Green, D. (1993). Defining quality. Assessment & Evaluation in Higher Education, 18(1), 9–34.

ISO. (2015). ISO 9001:2015 Quality management systems—Requirements.

Jarodi, O. (2024). Ensuring Quality Assurance in Indonesian Higher Education: Challenges and Strategies. ISET Proceedings.

Kehm, B. M. (2016). Higher education governance reforms. Studies in Higher Education, 41(1), 1–14.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (2025). Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.

Krooi, M. (2024). Introducing the 3P Conceptual Model of Internal Quality Assurance. Evaluation and Program Planning.

Martin, M., & Parikh, S. (2017). Quality management and risk-based thinking in higher education. Quality Assurance in Education, 25(3), 327–340.

Meisuri, M., Harjati, P., & Pahrudin, A. (2024). Higher Education Quality Assurance System. Tadbir: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 8(1), 27–44.

Nguyen, H., et al. (2020). Transformational leadership and quality assurance in higher education. Higher Education Policy, 33(2), 231–250.

Nugroho, K. S. (2025). Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi di Era Disrupsi Melalui Digitalisasi Akreditasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP).

Nur Adzidzah & Agus Yudiawan. (2025). Quality Assurance of Higher Education in the 5.0 Era: Trends and Future Prospects. Journal of Quality Assurance in Islamic Education (JQAIE), 5(1), 52–60.

OECD. (2019). Education policy outlook 2019.

Pham, N. T. T. (2022). Internal Quality Assurance of Academic Programs: A Case Study on Continuous Improvement in Higher Education. SAGE Open, 12(4), 21582440221144419.

Prapsetyo, A., Ahmad, I., Yanto, Y., Saptono, E., & Lestari, K. (2022). Filosofi Arsitektur Pertahanan. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial, 10(01), 373–388. https://doi.org/10.30868/am.v10i01.3157

Prapsetyo, N. A. J. S., Lestari, K., & Prapsetyo, A. (2023). Implementasi Profesi Bidan Sebagai Penguatan Partisipasi Perempuan Dalam Bela Negara. Dwija Kusuma, 11(1), 72–80.

Prøitz, T. S., et al. (2017). Learning outcomes and assessment. European Educational Research Journal, 16(1), 55–72.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Republik Indonesia. (2012). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Schindler, L., et al. (2015). Definitions of quality in higher education. Higher Learning Research Communications, 5(3), 3–13.

Stensaker, B., et al. (2019). Organisational learning and QA. Quality in Higher Education, 25(2), 164–179.

Supriyanto, S., Rosyanafi, R. J., Ningrum, M. A., & Indrawati, D. (2024). Evaluasi Penjaminan Mutu Internal di Perguruan Tinggi. Jurnal Review Pendidikan Dasar, 10(1), 42-51.

Tran, C. Ai., et al. (2025). Research in Higher Education Quality Assurance Worldwide (2003–2023): A Bibliometric Analysis from Scopus. Cogent Education.

Yasin, O. P. (2025). Higher Education Quality in Indonesia Based on QS Southeast Asia Rankings: Policy Implications. YASIN Journal.

Downloads

Published

2026-03-29

How to Cite

Prapsetyo, A., Lestari, K., Raharjo, T., & Suparyana. (2026). IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL BERBASIS PPEPP DALAM PENDIDIKAN TARUNA AKADEMI MILITER. JURNAL MAHATVAVIRYA, 13(1), 42–48. https://doi.org/10.63824/jmp.v13i1.463

Issue

Section

MARET 2026