PENGARUH PEMAKAIAN KOMPOSISI KOH METANOL DAN MINYAK CURAH DALAM PEMBUATAN BIODIESEL

Authors

  • Budi Harijanto Akademi Militer Magelang
  • Sukahar Akademi Militer Magelang
  • Suhendro Oktosatrio Akademi Militer Magelang

DOI:

https://doi.org/10.63824/jtmp.v13i2.518

Keywords:

Daya listrik, reaktor transesterifikasi, gelombang mikro, biodiesel, konsumsi energi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kebutuhan daya listrik pada reaktor transesterifikasi menggunakan gelombang mikro dalam proses produksi biodiesel. Analisa dilakukan untuk mengetahui besar konsumsi daya listrik yang digunakan oleh setiap komponen reaktor, meliputi pompa, microwave, dan mikrokontroler selama proses transesterifikasi berlangsung. Metode penelitian dilakukan melalui pengukuran tegangan dan arus listrik pada setiap komponen, kemudian dihitung menggunakan persamaan daya listrik untuk memperoleh nilai konsumsi energi dan biaya listrik yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan daya listrik pada reaktor transesterifikasi sebesar 1478,63 Watt dengan total konsumsi energi sebesar 0,180 kWh untuk satu kali proses produksi. Biaya konsumsi listrik yang dibutuhkan sebesar Rp159,27, sedangkan total biaya produksi mencapai Rp3.709,27. Dari proses tersebut dihasilkan biodiesel sebanyak 680 ml dan gliserin sebanyak 100 ml dengan nilai hasil produksi sebesar Rp23.060. Berdasarkan hasil analisa, penggunaan reaktor transesterifikasi menggunakan gelombang mikro dinilai mampu menghasilkan proses produksi biodiesel yang efisien dengan kebutuhan daya listrik yang relatif rendah serta memberikan keuntungan secara ekonomis.
Kata kunci: Daya listrik, reaktor transesterifikasi, gelombang mikro, biodiesel, konsumsi energi.

References

Fredman, B., et al. 1984. Transesterification Process Using Alkali Catalyst.

Graboski, M. S., dan McCormick, R. L. 1998. Combustion of Fat and Vegetable Oil Derived Fuels in Diesel Engines.

Harjanto, B., Lufti, A., & Silitonga, F. (2025). Analisis Perbandingan Penggunaan Bahan Bakar Gasohol Be-20 Dan Bensin Jenis Pertamax Terhadap Prestasi Mesin Kendaraan Kijang 7K. Jurnal Mekanikasista, 13(1), 53–65. https://doi.org/10.63824/jtmp.v13i1.392

Internasional Biodiesel. 2001. Biodiesel Fuel Characteristics.

Joko, D., Tegor, & Silitonga, F. (2023). Metode Penelitian Terapan. Deepublish.

Knothe, G. 1997. Biodiesel and Renewable Diesel.

Pertamina. 2005. Karakteristik Bahan Bakar Solar.

Ritonga, A. M., Khairul Muslim, & Silitonga, F. (2023). Pengaruh Penambahan Limbah Serbuk Kayu Dan Zat Aditif Nano3 Terhadap Kuat Tekan Dan Tarik Belah Beton. Jurnal Teknik Sipil Pertahanan, 10(2), 117–125. https://doi.org/10.63824/jptsp.v10i2.100

Silitonga, F., Cahayani, K., Supriyono, T., & Andesta, I. (2024). Metode Penelitian Pariwisata. In A. E. Wiboyo (Ed.), Puslitabmas BTP. Puslitabmas Politeknik Pariwisata Batam. https://bukupuslib.btp.ac.id/index.php/penerbit-btp/catalog/book/5

Sonntag, N. O. V. 1979. Composition and Characteristics of Oils and Fats.

Soerawidjaja, T. H. 2002. Teknologi Produksi Biodiesel.

Sukahar, Hafid, A., & Suparja. (2025). Analisis Perbandingan Uji Keausan Antara Kampas Kopling Kualitas 1 Dengan Kualitas 2 Pada Kendaraan Suzuki Katana. Jurnal Mekanikasista, 13(1), 38–52. https://doi.org/10.63824/jtmp.v13i1.391

Ummah, K., Muslim, A. A., & Sukmana, I. (2016). Atmospheric Corrosion of Galvanized Low-Carbon Steel at Rural , City , and Industrial area in Bandar Lampung. 9(1), 109–113.

Downloads

Published

2026-05-22

How to Cite

Harijanto, B., Sukahar, & Suhendro Oktosatrio. (2026). PENGARUH PEMAKAIAN KOMPOSISI KOH METANOL DAN MINYAK CURAH DALAM PEMBUATAN BIODIESEL. JURNAL MEKANIKASISTA, 13(2), 100–106. https://doi.org/10.63824/jtmp.v13i2.518

Issue

Section

VOL. 13 NO. 2 MEI 2026

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.