PENGGUNAAN SELF HEALING CONCRETE, TEKNOLOGI MASA DEPAN KONSTRUKSI JALAN DI INDONESIA

Authors

  • Irawan Agung Wibowo Teknik Sipil Pertahanan, Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah
  • Luluk Kristanto Teknik Sipil Pertahanan, Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah

Keywords:

konstruksi jalan, penggunaan, self healing concrete, teknologi

Abstract

Self Healing Concrete merupakan inovasi beton modern yang mampu memperbaiki retakan secara mandiri. Teknologi ini menjanjikan peningkatan daya tahan dan pengurangan biaya pemeliharaan infrastruktur jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan penggunaan Self Healing Concrete  sebagai teknologi masa depan konstruksi jalan di Indonesia.. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil yang diharapkan adalah identifikasi peluang Self Healing Concrete  seperti peningkatan efisiensi infrastruktur, mendukung keberlanjutan lingkungan, adaptasi dengan iklim indonesia, dukungan stakeholder, kolaborasi dengan institusi penelitian, efisiensi biaya jangka panjang, serta tantangan yang meliputi biaya awal yang tinggi, keterbatasan teknologi, kondisi logistik dan infrastruktur, kurangnya pengetahuan dan sumber daya manusia, regulasi dan standar, resistensi terhadap perubahan.

Author Biography

Irawan Agung Wibowo, Teknik Sipil Pertahanan, Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah

Program Studi Teknik Sipil Pertahanan Kordos, Akademi Militer

References

A. Khushnood, A. Arif, N. Shaheen, A.G. Zafar, T. Hassan, M. Akif, 2022, Bio-inspired self-healing and self-sensing cementitious mortar using Bacillus subtilis immobilized on graphitic platelets, Constr. Build. Mater. 316, 125818.

Abdulloh. F, (2015), Analisis Perbedaan Biaya Konstruksi Jalan Beton dan Jalan Aspal dengan Metode Bina Marga dan AASHTO 1993 Selama Umur Rencana 20 Tahun (Studi Kasus Pada Proyek Jalan Tol Mojokerto Kertosono) STA. 0+000 - STA 5+000, Extrapolasi Jurnal Teknik Sipil Untag Surabaya, Juli 2013, Vol. 06, No. 01, hal 75 – 90.

Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, 2024, Jalan Tol Beroperasi di Indonesia Telah mencapai 2.816 Km, https://bpjt.pu.go.id/berita/jalan-tol-beroperasi-di-indonesia-telah-mencapai-2816-km

Burcu. A, Mardan. A, Yazıcı. S, 2023, State-of-art review of bacteria-based self-healing concrete: Biomineralization process, crack healing, and mechanical properties.

Ekaputri, Jaya. J, et. All, 2020, bersama PT. Solusi Bangun Indonesia dengan judul Artificial Geopolymer Aggregate-Bio Concrete dari Mikroba Terkapsulasi dalam Limbah B3 PLTU sebagai Penyembuh Retak (Self Healing) pada Beton, Surabaya: Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat ITS,

https://doi.org/10.1016/j.conbuildmat.2023.131198.

Jonkers, H.M, Self Healing Concrete: A Biological Approach. In Springer Series in Materials Science; Springer: Dordrecht,

Kurohman, Novik, 2023, Self-Healing Concrete pada Teknologi Material Beton dalam Menjawab Tantangan Infrastruktur di Masa Depan, https://depobeta.com/magazine/artikel/self-healing-concrete-teknologi/

Mohanadoss et al., 2015, Bioconcrete Strength, Durability, Permeability, Recycling and Effects on Human Health: A Review. Intl. Conf. Advances in Civil, Structural and Mechanical Engineering. DOI: 10.15224/978-1-63248-062-0-28.

Peraturan Menteri No 9, 2021, tentang konstruksi yang berkelanjutan (Sustainable Construction).

Rahayu, Widi. A, 2024, Mengenal Self Healing Concrete (SHC): Teknologi Canggih untuk Beton Rusak, https://www.megabaja.co.id/mengenal-self-healing-concrete-shc-teknologi-canggih-untuk-beton-rusak/

Risdanareni, Puput, 2024, Inovasi Fly Ash-based LWA untuk Self-Healing Concrete dari Puput Risdanareni, https://lustrum.um.ac.id/inovasi-fly-ash-based-alkali-activated-lightweight-aggregate-untuk-self-healing-concrete-dari-puput-risdanareni/

Sangadji, S., et al., 2017, Potential of Self Healing Concrete in tropical environments.

Seifan, A. Berenjian, 2018, Application of microbially induced calcium carbonate precipitation in designing bio self-healing concrete, World J. Microbiol. Biotechnol. 34. 16,

Self Healing Concrete, Prospek Solusi Masalah Beton Masa Kini dan Masa Mendatang https://www.channelpondasi.com/articles/self-healing-concrete-prospek-solusi-masalah-beton-masa-kini-dan-masa-mendatang#comments

Surat Edaran Dirjen Bina Marga No 16/SE/Db/2020, 2020, Spesifikasi Umum 2018 Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan (Revisi 2).

Teknologi Konstruksi Inovatif Masa Depan, http://ptb.sipil.ft.unp.ac.id/teknologi-konstruksi-inovatif-masa-depan/

The Netherlands, 2007; Volume 100, pp. 195–204 Tittelboom, K. V., et al. (2012). "Self-healing concrete by the combination of microfibres and superabsorbent polymers."

Triyono, N. S. A. (2024). Kinerja Penggunaan Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) dengan menggunakan Variasi Pasir Pantai Pandansimo Sebagai Pengganti Agregat Halus (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).

Triatmodjo , Marsudi, et all, 2022, Pulau Kepulauan dan Negara Kepulauan, Yogyakarta: UGM Press.

Undang-Undang No. 2, 2017, Tentang Jasa Konstruksi berperan penting dalam mendukung berbagai bidang pembangunan, termasuk mendorong peran serta teknologi dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur.

Undang-Undang Nomor 22, 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Universitas Bakrie, 2024, Jalan Beton VS Jalan Aspal, Apa Saja Kekurangan dan Kelebihannya?, https://bakrie.ac.id/articles/443-jalan-beton-vs-jalan-aspal-apa-saja-kekurangan-dan-kelebihannya.html

V. Zhang, A.R. Suleiman, M.M. Allaf, A. Marani, M. Tuyan, M.L. Nehdi, 2022, Crack self-healing in alkali-activated slag composites incorporating immobilized bacteria, Constr. Build. Mater. 326, 126842.

Van der Zwaag, S., 2008, Self Healing Materials: An Alternative Approach to 20 Centuries of Materials Science, https://doi.org/10.1515/ci.2008.30.6.20

Downloads

Published

2025-01-30

How to Cite

Agung Wibowo, I., & Luluk Kristanto. (2025). PENGGUNAAN SELF HEALING CONCRETE, TEKNOLOGI MASA DEPAN KONSTRUKSI JALAN DI INDONESIA. JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN, 12(1), 24–33. Retrieved from https://ojs.akmil.ac.id/index.php/tekniksipilpertahanan/article/view/259

Issue

Section

VOL.12. NO 1. JANUARI 2025