STRATEGI PENGUATAN SDM PENGASUH TARUNA DI AKADEMI MILITER
DOI:
https://doi.org/10.63824/jmp.v13i1.488Keywords:
Pengasuhan, Pendidikan Militer, Pengembangan SDM, Generasi Z, Karakter.Abstract
Penelitian ini menganalisis strategi penguatan sumber daya manusia (SDM) pengasuh Taruna di Akademi Militer (Akmil) dalam mendukung pembentukan Perwira TNI AD yang profesional dan berkarakter. Perubahan lingkungan strategis dan karakter generasi Taruna menuntut pendekatan pengasuhan yang adaptif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui studi pustaka, observasi empiris, dan benchmarking konseptual. Hasil penelitian mengidentifikasi lima pilar penguatan SDM pengasuha Taruna, yaitu: seleksi berbasis asesmen psikometri dan kepemimpinan, pengembangan kapasitas berkelanjutan, digitalisasi sistem pengasuhan, penataan jalur karier dan insentif, serta evaluasi kinerja berbasis multi-sumber. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan SDM pengasuh Taruna berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas pembentukan karakter dan profesionalisme Taruna serta kesiapan perwira menghadapi dinamika keamanan masa depan.
References
Akademi Militer, Peraturan Khusus Taruna (Perkhustar) Akademi Militer. Magelang: Markas Besar TNI, 2023.
Corey. Seemiller and Meghan. Grace, Generation Z goes to college. Jossey-Bass, 2016.
Mabes TNI AD, “Doktrin TNI AD Kartika Eka Paksi,” 2020, Jakarta.
A. S. Putra, “Implementasi Kepemimpinan Komandan Satuan dalam Pembentukan Karakter Taruna di Akademi Militer,” Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 2019.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arif Salafuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Lisensi Creative Commons" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />Ciptaan disebarluaskan di bawah <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional</a>.





